Pencemaran Udara
Parameter Pencemaran Udara dan
Dampaknya Terhadap Kesehatan
Udara sebagai komponen lingkungan yang penting dalam kehidupan perlu dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan daya dukungan bagi mahluk hidup untuk hidup secara optimal. Pencemaran udara dewasa ini semakin menampakkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Sumber pencemaran udara dapat berasal dari berbagai kegiatan antara lain industri, transportasi, perkantoran, dan perumahan. Berbagai kegiatan tersebut merupakan kontribusi terbesar dari pencemar udara yang dibuang ke udara bebas. Sumber pencemaran udara juga dapat disebabkan oleh berbagai kegiatan alam, seperti kebakaran hutan, gunung meletus, gas alam beracun, dll. Dampak dari pencemaran udara tersebut adalah menyebabkan penurunan kualitas udara, yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia.
Udara merupakan media lingkungan
yang merupakan kebutuhan dasar manusia perlu mendapatkan perhatian yang serius,
hal ini pula menjadi kebijakan Pembangunan Kesehatan Indonesia dimana program
pengendalian pencemaran udara merupakan salah satu dari sepuluh program
unggulan.
Secara
umum definisi udara tercemar adalah perbedaan komposisi udara aktual
dengan kondisi udara normal dimana komposisi udara aktual tidak mendukung
kehidupan manusia. Bahan atau zat pencemaran udara sendiri dapat berbentuk
gas dan partikel. Banyak faktor yang dapat menyebabkan pencemaran udara,
diantaranya pencemaran yang ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun
kegiatan manusia atau kombinasi keduanya. Pencemaran udara dapat mengakibatkan
dampak pencemaran udara bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global
atau tidak langsung dalam kurun waktu lama.
Gas
oksigen merupakan komponen esensial bagi kehidupan makhluk hidup, termasuk
manusia. Komposisi seperti itu merupakan udara normal dan dapat mendukung
kehidupan manusia. Namun, akibat aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan,
udara sering kali menurun kualitasnya.Oleh karena itu dengan
dibuatnya makalah ini diharapkan dapat ditemukan solusi alternatif untuk
mengatasi bahayanya pencemaran udara. dan dengan dilaksanakanya solusi
alternatif tersebut diharapkan ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan
misalnya berkurangnya polusi udara,dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat
pencemaran udara, dampak terhadap tanaman, Tanaman yang tumbuh di daerah dengan
tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan
penyakit, mengurangi efek rumah kaca, hujan asam, kerusakan lapisan ozon.
Pertumbuhan pembangunan seperti
industri, transportasi, dll disamping memberikan dampak positif namun disisi
lain akan memberikan dampak negatif dimana salah satunya berupa pencemaran
udara dan kebisingan baik yang terjadi didalam ruangan (indoor) maupun di luar
ruangan (outdoor) yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan terjadinya
penularan penyakit.
Diperkirakan pencemaran udara dan kebisingan akibat kegiatan industri dan kendaraan bermotor akan meningkat 2 kali pada tahun 2000 dari kondisi tahun 1990 dan 10 kali pada tahun 2020.
Diperkirakan pencemaran udara dan kebisingan akibat kegiatan industri dan kendaraan bermotor akan meningkat 2 kali pada tahun 2000 dari kondisi tahun 1990 dan 10 kali pada tahun 2020.
Jepang Terselubung Polusi Udara Cina
Penerbangan
dibatalkan, jarak panda
ng berkurang jauh akibat awan pasir yang bertiup ke
sejumlah wilayah di Jepang. Warga diimbau untuk memakai masker dan tinggal di
rumah.
Asap kotor berwarna kuning-coklat mulai menyelimuti Teluk
Tokyo hari Minggu (10/3), menutupi jembatan Yokohama, dermaga dan distrik
Minato Mirai penuh dengan toko, hotel serta kincir ria terbesar di Jepang
dengan kabut debu. Banyak warga terlihat tersedak seraya menutupi mulut mereka
dengan sapu tangan.
Akhir pekan lalu Badan Meteorologi Jepang telah memprediksi
dampak badai pasir di wilayah utara Cina dan Mongolia terhadap wilayah Kanto di
sekitar Tokyo.
Program berita menayangkan grafik penuh warga menunjukkan
perkembangan awan asap saat melintasi Kyushu. Situs Kementerian Lingkungan
Jepang hampir kelebihan beban melayani warga yang khawatir dan ingin tahu
seberapa serius situasi di permukiman mereka.
Hari Sabtu (9/3), pemerintah kota Fukuoka mengumumkan bahwa
jumlah rata-rata polutan beracun di udara berada di atas standar resmi nasional
dalam dua hari berturut-turut. Standar ditetapkan pada level 35 mikrogram per
meter kubik, tapi kini mencapai 42 mikrogram dan sejak 15 Februari lalu sudah
tiga kali melebihi standar.
Jarak pandang berkurang
Polutan mengurangi jarak pandang di sejumlah bagian wilayah
utara Kyushu hingga sependek 6 kilometer akhir pekan lalu dan mendorong
pemerintah lokal mengeluarkan peringatan kepada warga untuk tinggal di rumah
dan menggunakan masker saat keluar untuk menghindari penghirupan debu. Warga
juga diimbau untuk tidak menjemur di luar ruangan serta menghindari berolahraga
atau melakukan aktivitas outdoor lainnya.
Kota-kota di bagian selatan Jepang juga melaporkan kondisi
serupa, dengan jarak pandang berkurang hingga 5 kilometer di Matsue, pesisir
utara pulau Honshu, dan jarak pandang 8 kilometer di Osaka, Kyoto dan Nagoya.
Penerbangan terkena dampak berkurangnya jarak pandang, begitu
juga dengan layanan kereta cepat dan lalu lintas kendaraan di jalan tol. Badai pasir juga menyebabkan suhu tinggi di berbagai penjuru
Jepang. Suhu di Tokyo mencapai 25,3 derajat Celcius - suhu tertinggi untuk
bulan Maret sejak tahun 1876 menurut laporan media nasional NHK.
Adidaya polusi
Majalah berita Shukan Bunshun menyebut Cina sebagai adidaya polusi dan menyalahkan 300 juta ton limbah non-industri
yang dihasilkan Cina setiap tahun, dan hanya 157 juta ton yang diproses secara
tepat.
Majalah mingguan Shukan Taishu menilai kualitas udara yang
buruk sebagai penyebab kematian 300 ribu warga Cina setiap tahun dan 600 ribu
lainnya masuk rumah sakit karena keluhan pernafasan.
Menteri Lingkungan Jepang dan Cina - serta rekan sejabat
mereka dari Korea Selatan, yang juga terkena dampak buruk emisi industri Cina -
dijadwalkan bertemu bulan Mei mendatang untuk mencari cara untuk mengurangi
polusi udara.
Sumber : google.com